Selasa, 26 November 2013

Proses dan Tahapan Pengembangan Aplikasi New Media

Konsep Desain New Media 

Desain New Media adalah konsep penciptaan informasi dan data pada teknologi komputerisasi,jaringan data digital, teknik komunikasi dan lainnya yang terlibat dengan implementasi terhadap new media. Segala bentuk apa pun yang mampu dimanipulasi, jaringan atau dikompresi dianggap sebagai new media.


Konsep umumnya adalah untuk merancang sebuah platform yang memungkinkan partisipasi interaktif informasi dengan pengguna.

Proses Pengembangan Aplikasi New Media :

·                Fase requirement atau penelusuran kebutuhan, pada fase ini kita mencari tahu sebenarnya apa yang dibutuhkan, tujuan dari suatu proyek pengembangan aplikasi, dan seperti apa hasil yang diinginkan.

·                Fase analisa, pada tahapan ini berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan maka kita akan memutuskan seperti apa aplikasi yang ingin dibuat, future apa saja yang diperlukan, masalah yang kemungkinan kita hadapi, apa saja yang kita perlukan dalam proses pengembangan,dsb.


·                Fase perancangan, pada tahapan ini kita akan membuat rencana atau rancangan mengenai aplikasi yang akan dibuat berdasarkan hasil analisa sebelumnya.

·                Fase pengembangan , tahapan implementasi hasil dari analisa dan perancangan. Pada tahap ini kita akan menulis kode program sesuai yang telah direncanakan sebelumnya pada fase perancangan. Pada tahapan ini juga dilakukan pengujian terhadap suatu fungsi apakah telah berjalan sesuai yang diinginkan.


·                Fase installasi, setelah memastikan bahwa semua fungsi telah berjalan baik dan telah memenuhi kriteria yang diinginkan pada fase requirement maka aplikasi akan di-setup pada server atau komputer yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini.

Tahap Pengembangan Aplikasi New Media :
1.            Konsepsi :  Pada tahap ini gambaran mengenai aplikasi yang akan dibuat dibentuk. Gambaran harus dapat menjelaskan poin-poin inti dari aplikasi yang akan dibuat secara umum.
2.            Analisa : Pada tahap ini konsep yang dibuat dianalisa secara pemrograman untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan konsep menjadi suatu aplikasi serta alur proses pada aplikasi secara jelas.
3.            Simulasi : Pada tahap ini disimulasikan proses-proses yang akan terjadi pada aplikasi yang akan dibuat. Proses-proses yang disimulasikan melingkupi :
·                Alur suatu proses dalam berbagai macam kondisi.
·                Keluaran yang diharapkan dari setiap proses.
·                Eror-eror yang mungkin terjadi.
·                Proses-proses yang bersifat kritis dan sensitif.
     4.  Algoritma : Pada tahap ini dibuat algoritma pemrograman yang dapat
          menerangkan proses-proses secara programatik. Algoritma yang dibuat
          harus sejalan dengan simulasi yang telah dilakukan.
     5.  Konstruksi : Pada tahap ini seluruh algoritma yang dibuat
          diimplementasikan pada level pemrograman.Di sini dibuat
          produk dari konsep yang dibuat sebelumnya.
     6.  Evaluasi : Pada tahap ini dicek secara keseluruhan aplikasi
          yang telah dibuat. Program harus berjalan sesuai dengan yang 
          telah dicanangkan. Apabila ada kesalahan maka harus dicari 
          tahu di bagian mana kesalahan tersebut terjadi dan ulangi kembali

          pengembangan aplikasi dari tahap tersebut.

Sumber :http://inibukan-blog.blogspot.com/2012/01/konsep-desain-new-media-dan-konsep.html

Konsep Design New Media yang Interaktif dan menarik

New Media dalam pengertian Wikipedia:

" ... Istilah yang luas dalam studi media yang muncul di akhir abad ke-20 . Sebagai contoh, media baru mengulurkan kemungkinan akses on-demand untuk konten kapan saja , di mana saja , pada setiap perangkat digital , serta umpan balik interaktif pengguna , partisipasi kreatif dan pembentukan masyarakat sekitar isi media . Janji penting lainnya dari media baru adalah " demokratisasi " dari penciptaan , penerbitan , distribusi dan konsumsi isi media . Apa yang membedakan media baru dari media tradisional adalah digitalisasi konten ke bit . Ada juga aspek dinamis produksi konten yang dapat dilakukan secara real time , tetapi penawaran ini memiliki standar yang kurang dan belum memperoleh daya tarik.

Wikipedia , sebuah ensiklopedia online, adalah contohnya , menggabungkan teks digital yang dapat diakses internet , gambar dan video dengan web - link, partisipasi kreatif dari kontributor , umpan balik interaktif pengguna dan pembentukan komunitas partisipasi editor dan donor untuk kepentingan non-komunitas pembaca . Facebook adalah contoh dari model media sosial , di mana sebagian besar pengguna juga partisipan.

Konsep New Media :

Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai " media baru " adalah digital , sering kali memiliki karakteristik yang dimanipulasi , menggunakan jaringan , padat , kompresibel , dan interaktif . Beberapa contoh mungkin internet , website , multimedia komputer , game komputer , CD -ROM , dan DVD. Media baru tidak termasuk program televisi , film , majalah, buku , atau publikasi berbasis kertas - kecuali mereka mengandung teknologi yang memungkinkan interaktivitas digital " .

Sebagai konsekuensi dari merangkum cepat Media Baru oleh bisnis, komunikasi, dan lain-lain, pertanyaan " apa itu New Media? " tidak menerima tanggapan resmi atau standar yang ditetapkan. Sebaliknya , tanggapan untuk pertanyaan ini sering mensyaratkan serangkaian kata kunci basi atau frase kosong yang efektivitasnya yang belum ditentukan . Pertanyaan tentang media baru bukan pertanyaan yang hanya seperti daftar mainan baru dan alat-alat. Sebaliknya , ada pertanyaan kualitatif yang kita kaitkan sebagai produk atau elemen dari New Media . Sebuah pertanyaan yang baik sebagai ganti dari " apa itu New Media? " Adalah " apa yang bukan New Media? ". Yang pasti , ada beberapa petunjuk pasti untuk membimbing pertanyaan para pengguna abad 21.

Istilah " media baru " tampaknya lari dari pengertian aslinya. Secara luas , media baru adalah cara mengatur awan teknologi , keterampilan , dan proses yang berubah begitu cepat sehingga tidak mungkin untuk sepenuhnya menjelaskan apa alat dan proses tersebut. Misalnya, ponsel di akhir 1980-an bisa dianggap sebagai bagian dari media baru , sementara hari ini istilah mungkin hanya berlaku secara selektif untuk jenis dari telepon tertentu dengan sistem aplikasi yang diberikan , atau bahkan yang lebih umum , isi dari aplikasi tersebut. Bagian dari kesulitan dalam mendefinisikan New Media adalah bahwa ada kualitas yang sulit dipahami untuk gagasan dari kata " baru”. Kemungkinan tak terbatas untuk komunikasi, untuk inovasi , dan pendidikan tentu saja merupakan elemen dasar yang membentuk konsepsi kita tentang penggunaan New Media mulai saat ini.

Namun demikian, dalam mencari definisi " New Media " kita perlu beberapa prinsip dasar yang dapat membantu kita mendapatkan pemahaman positif yang lebih baik dari apa itu New Media apa yang bukan New Media. New Media dapat dicirikan dengan penggunaan beraneka ragam gambar , kata , dan suara . Jaringan dari gambar, suara , dan data teks tersebut berbeda dari format media lama seperti surat kabar cetak karena karakteristik bersarang (nesting).

Nesting adalah cara mengatur penyajian informasi yang sesuai dengan subyek sementara perhatian tambahan untuk konteks. Di tempat konteks , nesting ( paling sering terlihat di teks atau gambar hyper- linking ) adalah format yang menumbuhkan organisasi dengan cara di mana elemen berinteraksi satu sama lain , bukan hanya mengikuti perintah langsung. Organisasi data baru ini tidak memerlukan " back story " dan setiap elemen interaktif informasi berdiri sendiri. New Media memerlukan penafsiran non-linear , karena banyak sumber yang sering berorientasi di sekitar subjek – pusat yang sama, tetapi tidak selalu disusun . Pada sekarang ini semua ini berarti bahwa salah satu ciri utama dari New Media adalah bahwa ia dibebaskan dari pembatasan linear format lama seperti surat kabar , buku , dan majalah .

Mungkin konsepsi New Media ini hanya bagian dari seluruh gambar dan garis kerangka diskusi yang lebih mendalam . Kami menyadari bahwa banyak antarmuka secara online memperkaya pengalaman universitas dan kantor, membuat nesting dan penulisan yang dapat dipahaim, drop- box , dan dukungan chat berbasis pusat . Hal pertama yang disadari oleh siapa saja yang menggunakan " New Media " di abad dua puluh satu ini adalah bahwa teknologi dan kemampuan untuk inovasi tidak selalu menentukan kegunaannya atau itu potensial. Tentu saja, itu semua berada di bahu pengguna.


Klasifikasi Media Sosial

Dalam media sosial, ada berbagai macam bentuk didalamnya yang tebagi-bagi lagi menjadi jenis media sosial, yakni :

·         Proyek Kolaborasi
·         Blog dan microblog
·         Konten
·         Situs jejaring sosial
·         Virtual game world
·         Virtual social world

 Ciri dari Media Sosial yakni : 

·         Pesan yang disampaikan itu bukan bersifat untuk satu orang saja.
·         Pesan yang di sampaikan bebas
·         Pesan yang di sampaikan juga cenderung lebih cepat
·         Penerima pesan yang menentukan waktu kapan mau berinteraksi


Konsep dan Fondasi Web 2.0

Web 2.0 itu generasi dari world wide web ( www ) yang lebih partisipatif yang sifatnya juga lebih interaktif. Istilah ini terkenal ketika tahun 2004, dengan tidak merujuk pada teknologi baru dalam www. , meski demikian web 2.0 itu punya kecenderungan dalam design dan penggunaan teknik AJAX. Web 2.0 ini klasifikasi dari web yang membuat kita terhubung ke web yag menyediakan konten. Konten yang ada seperti Photo Sharing ( Flickr ), Youtube, SlideShare , Social Networking, dan lain-lain. Dan disini, pengguna bisa mendistribusikan konten yang telah merubah wajah awal web, bukan web yang memuat informasi yang sifatnya flat atau one to one tapi many to many.

Karakteristik Web 2.0

Dalam media aplikasi ini, adapun konsep yang menjadi karakteristik didalamnya. Dimana teknologi itu digunakan untuk tidak sekedar mengambil informasi yang tersedia saja, tpi bisa menghubungkan software-aplikasi keseluruhan melalui yang namanya media browser. Maka, karakteristik dari Web 2.0 yakni adanya kemudahan yang dalam berkomunikasi antara pengguna dengan sistem yang adalah tujuan dibangunnya Web 2.0. Interaksi yang ada harus diimbangi dengan kecepatan dalam mengakses. Dimana karakteristiknya ini adalah dukungan pada pemrograman yang sederhana serta ide web atau RSS. Kemudian adanya RSS itu memudahkan untuk diremix oleh web lain. Inilah kemajuan yang menjadikannya sebagai karakteristik dari Web 2.0 ini.

Konsep social media dan aturan dasarnya

Media sosial kini menjadi kebutuhan pokok yang tidak terpisahkan dari kita dimanapun kita berada. Tapi konsep dari social media ini sendiri sudah ada sejak 45 tahun yang lalu, ketika Ernest Dichter melakukan studi komunikasi persuasid yang ternyata ada hubungan dengan yang namanya trend media sosial saat ini.
Ada 4 hal yang dikemukakan Dichter sebagai motivasi seseorang untuk mengkomunikasikan hal baru yakni :

Pertama, orang suka ketika kita bicara soal yang namanya brand karena itu punya pengaruh terhadap produk itu. Jadi ada kesan bagi si individu yang membuatny harus berbagi.

Kedua, diri sendiri yang membawa pengaruh, karena kita yang mengumumkan pertama ali pada publik itu.

Ketiga, faktor diluar diri kita sendiri yang dimana adanya persepsi publik yang ditimbulkan.

Keempat, isi pesan itu sendiri yang sifatnya apa kreatif atau tidak.
Kemudian, adanya juga aturan dasar dari media sosial itu :
-       Jangan menulis info yang terlalu lengkap ;
-       Jangan sembarang bertemu dengan orang ;
-       Jangan memajang foto yang kurang pantas ;
-       Jangan sembarangan menerima friend request(s);
-       Jangan menuliskan informasi finansial, dan
-       Ingat, yang kitas ucapkan dimedia jejaringan.


Kemajuan teknologi itu sangat pesat dan tak dapat dipungkiri oleh kita semua. Terkadang, orangtua kita  pun tak dapat melarang kita untuk kenalan dengan dunia internet karena kita itu butuh bergaul dengan teknologi. Maka disini, peran orangtua, institusi pendidikan, masyarakat dan pemerintah itu penting dalam mengawasi anak-anak, apalagi yang dibawah umur. Kita bisa dengan tidak melarangnya, tapi kita bisa memantaunya, dan memberikan edukasi atau pengajaran pada anak-anak.



Sumber :

Senin, 04 November 2013

CONTOH APLIKASI NEW MEDIA

1. FACEBOOK



Facebook adalah sebuah Web Jejaring sosial yang mempertemukan orang-orang diseluruh dunia, saat ini hampir semua pengguna internet di Indonesia atau bahkan di Dunia ini menggunakan atau memiliki account facebook, mulai dari anak-anak sampai dewasa. Jejaring social ini telah membuat para penggunanya terjipnotis dan asiiik dengan aplikasi-aplikasi yang diberikan/disediakan, seperti melengkapi kekurangan jejaring social sebelumnya yang juga cukup banyak digunakan yaitu Friendster.

KELEBIHAN FACEBOOK :

Update status, disini kita bisa menulis apa saja yang sedang kita lakukan, kita rasakan, dimana keberadaan kita, bersama siapa, bahkan yang tidak bisa kita ungkapkan pada orang lain.

Comments
, kita bisa mengomentari apa saja, entah itu status, foto, wall, notes teman kita. Tagging photo, biasanya para pengguna suka meng-upload berbagai fotonya ke dalam account mereka, sama halnya pada Friendster. Dalam facebook, selain meng-upload foto untuk bisa diperlihatkan, kita juga bisa menandai orang-orang yang ada dalam foto tersebut apabila orang tersebut menjadi teman dalam account facebook kita.

Notes & Tagging Notes
, dalam notes kita bisa menuliskan apa saja seperti menceritakan sesuatu, dan notes teersebut bisa kita tandai sama seperti foto juga mengomentarinya.

Chat,
 pada jejaring social sebelumnya (Friendster) tidak terdapat aplikasi untuk chating (berinteraksi) melalui media text dengan teman yang juga menjadi teman dalam account kita.

Games,
 pada jejaaring social lain tidak disediakan aplikasi games dengan menggunakan account kita, tapi dalam facebook kita dapat memainkan games seperti poker (kartu), pet society, Farmville, mavia wars, dan lain-lain dengan menggunakan account facebook kita.

Group,
 group ini dapat kita buat sendiri sesuai dengan tujuan orang-orangnya. Maksudnya semua yang memiliki facebook dapat membuat sebuah group yang ditujukan kepada sebuah komunitas atau siapa saja yang inginbergabung untuk mendapatkan informasi tentang group tersebut. Misalnya saja seperti kelas yang memiliki sebuah group facebook, dalam group itu semua mahasiswa yang tergabung bisa memberi/share info apa saja mengenai kelas ataupun kampuss.

Fitur-fitur tersebutlah yang membuat para pengguna facebook betah untuk berlama-lama menggunakannya.
Menurut saya, kelebihan utama dari kepemilikan sebuah account facebook adalah kita bisa menemui kembali teman-teman lama kita, walaupun hanya didalam dunia maya, namun itu akan menjadi hubungan pertemanan yang berlanjut, dengan begitu kita bisa berkomunikasi kembali dengan mereka. Sedangkan,

KEKURANGAN FACEBOOK :

kekurangannya mungkin sebuah account facebook bisa dipalsukan oleh orang lain dengan info/data diri yang tidak benar sama skali yang mungkin akan merugikan orang yang accountnya dipalsukan. Lalu facebook ini bisa menyita waktu sang pemilik account untuk teruss menggunakan (kasarnya memebuat para pengguna terbuai dan tidak peduli dengan tugas/pekerjaannya, bagi para facebookers). Selain itu dari Facebook juga bisa menyebarkan berita yang tidak baik ataupun mengkomentari hal-hal yang berbau SARA, Pornografi, dll



2. WIKIPEDIA




Banyak yang menyebut wikipedia sebagai ensiklopedi online. Dari halaman prihalnya terdapat keterangan bahwa Wikipedia merupakan ensiklopedia isi bebas yang dimulai pada tahun 2001 (versi bahasa Indonesia dimulai pada tahun 2003). Artikel-artikel di Wikipedia merupakan hasil kolaborasi oleh para penyumbangsih dari seluruh dunia. Situs ini merupakan situs wiki, yang berarti siapapun dapat menyunting artikel, memperbaiki dan menambahkan informasi, hanya dengan mengklik pranala sunting yang berada di atas setiap halaman.

Kelebihan:
1. Mudah digunakan. Aplikasi yang berbasi elektronik dan tampilan muka yang ramah bagi pengguna membuat wikipedia mudah untuk digunakan.
2. Mutakhir. Isi entri dari Wikipedia sangat mutakhir karena perkembangan terbaru di dunia ini dapat dengan cepat ditulis dan dimasukan ke dalam pangkalan data Wikipedia. Hal ini berbeda dengan ensiklopedi konvensional yang membutuhkan waktu sangat lama untuk memasukkan entri baru.
3. Kesalahan cepat diperbaiki. Karena bersifat bebas dan terbuka, jika pengguna menemukan kesalahan atau kekurangakuratan informasi yang terdapat pada sebauh entri di wikipedia, pengguna terbut dapat memperbaikinya secepat mungkin. Hal ini berbeda dengan ensiklopedi konvensional yang membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan perbaikan, karena perbaikan entri baru dapat dilakukan ketika cetak ulang. Akan tetapi, banyak pihak yang menuduh hal ini sebagai kekurangan dari wikipedia, yaitu cepat berubah.

Kekurangan:

1. Kepengarangan yang tidak dikenal. http://anak-terdampar-dijakarta.webnode.com/news/berbagai-manfaat-dan-kekurangan-youtube/Kepengarangan sangat menentukan sebuah informasi, karena anda pasti akan memilih tulisan yang ditulis oleh orang yang benar-benar ahlinya. Sedangkan wikipedia tidak memberikan keterangan penulis.



 3. YOUTUBE 



Website sudah tidak asing lagi bagi masyarakat,anak kecilpun mungkin sekarang ini sudah mengenal apa itu namanya website.Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang website yang tersedia saat ini khusunya dalam perkembangan New Media beberapa yang akan saya bahasa diantaranya; Youtube, Google+, Twitter, Facebook, dan Blog. Seiring perkembangan internet dan new media mungkin new media (media baru) tersebut sudah tidak asing lagi. Berikut saya akan jelaskan mengenai kekurangan dari enam new media.

Sekarang ini youtube sangat populer sekali karena memiliki banyak sekali manfaat dan kemudahan bagi pengunjungnya.Meskipun demikian sebuah web tidak mungkin tidak memiliki kekurangan. Tetapi disamping memiliki kekurangan web juga pasti memiliki kelebihan. Berikut saya akan membahas  kekurangan dan kelebihan dari youube itu sendiri.

1.  Apabila koneksi internet kita lagi lama atau lemot,maka dalam mengambil video di youtube pun akan terganggu dan mungkin kita akan menunggu terlalu lama
2.   Video didalam youtube umumnya memiki ukuran atau kapasitas sangat besar.
3. Youtube tidak menyediakan aplikasi pengambilan video di websitenya,sehingga kita harus mencari aplikasi lain seperti keepvid dan youtube downloader
4.  Youtube menyediakan fasilitas upload video bagi siapa saja,sehingga disini dapat disalah gunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Contohnya saja upload video porno dan video tentang penghinaan terhadap golongan tertentu.

 Kelebihan:

1.    Dengan youtube kita bisa melihan dan mengambil berbagai video yang belum kita lihat di TV sebelumnya,sehingga kita tidak melewatkan informasi maupun infotaiment.
2. Didalam youtube terdapat menu “search” sehingga apabila kita masukan nama atau jenis video yang mau diambil maka secara otomatis dan cepat akan muncul video yang kita inginkan.
3. Di youtube terdapat berbagai jenis format video yang bisa kita pilih sesuai dengan aplikasi pemutar video yang kita punya.
4.  Gambar video di youtube sudah bagus shingga kita nyaman dan jelas apabila kita menontonya.

4. G+ ( GOOGLE PLUS )



Google+ adalah jejaring sosial baru yang diluncurkan oleh raksasa internet, google. Tentu saja hal ini dilakukan untuk mengikis dominasi Facebook yang sangat berjaya di dunia jejaring sosial dalam beberapa tahun ini. Google plus sebenarnya adalah usaha kesekian google untuk melawan facebook setelah sebelumnya mencoba menelurkan google wave, google buzz dan orgut namun hal tersebut sepertinya sia-sia karena respon pengguna internet sangat minim dan nampaknya masih lebih setia menggunakan facebook daripada produk-produk google tersebut.

Sebagai gambaran saja mungkin benar google plus akan menandingi ketenaran facebook dan menggantikan posisi facebook saat ini, jika kita lihat dari beberapa hal berikut :

1. Integrasi dengan layanan Google
2. Manajemen pertemanan yang lebih baik
3. Aplikasi mobile yang lebih baik
4. Lebih gampang menemukan hal untuk dibagi
5. Anda dapat mengambil kembali data Anda
6. Melabel foto lebih baik
7. Fitur obrolan grup yang mantap
8. Membagi konten lebih aman
9. Google lebih baik mengurusi data pribadi Anda

Menjalankan sebuah jejaring sosial, semuanya tentang tanggung jawab untuk mengurusi informasi pribadi pengguna. Facebook merupakan perusahaan muda yang bergerak cepat yang telah terbukti angkuh dalam pergerakannya, kurang begitu peduli kepada privasi data pengguna, dan mudah diakses orang lain. Di lain pihak, Google merupakan perusahaan yang jauh lebih matang yang terlihat jauh lebih terpercaya ketimbang Facebook. Sebagian besarnya, Google telah beroperasi berdasarkan slogannya “Jangan Menjadi Jahat”.

Sebelumnya, Google juga telah melempar produk baru seperti Google Wave dan Google Buzz yang ternyata tak laku di pasaran. Namun, dengan produk anyarnya menjadi andalan mereka :

·  Circles. Fungsi ini bisa digunakan untuk memasukkan nama-nama teman ke dalam grup dan pengguna bisa berbagi konten dengan format berbeda di dalam lingkaran pertemanan ini.
·    Hangouts. Ini adalah layanan conference lebih dari dua orang dengan video call.
·    Huddle. Layanan ini menyediakan grup-grup di jejaring ini untuk mengirim pesan instan.
· Sparks. Fitur ini menghubungkan individu dalam jaringan ini kepada orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap suatu hal.

Saat ini versi Google+ baru bisa dinikmati oleh segelintir pengguna dan hanya bisa dinikmati lewat undangan dari pengguna yang sudah terdaftar. Tapi, Google berjanji secepatnya jejaring sosial ini bisa segera dinikmati oleh jutaan pengakses Google setiap harinya.

Menurut datacomScore, pada Mei tahun ini, sebanyak 180 juta orang mengunjungi situs Google termasuk YouTube. Angka ini memang lebih besar dari Facebook yang dikunjungi 157,2 juta orang. Namun, para Facebooker rata-rata menghabiskan waktu 375 menit. Adapun pengunjung Google hanya menghabiskan waktu 231 menit. 



Sumber :

-http://nurman-nurhakim.blogspot.com/2010/05/kelebihan-dan-kekurangan-facebook.html
-http://ardy-maulana.blogspot.com/2012/11/5-contoh-new-media.html